basreng pedas daun jeruk
Basreng asli khas Sunda memang menggunakan baso ikan tenggiri asli yang sudah didiamkan selama 2 hari. Baru setelah itu diiris tipis dan digoreng. Menggorengnya pun terbagi 2 macam, ada yang digoreng super garing hingga menghasilkan tekstur keripik, ada pula yang digoreng setengah matang hingga memberikan tekstur yang kenyal.
Tak hanya itu, bumbu cabai yang dicampurkan setelah gorengannya matang pun bumbu cabai racikan sendiri, bukan yang instan. Bumbunya terdiri dari cabai, bawang putih, bawang merah, kencur, daun jeruk, dan garam. Nantinya Basreng khas Sunda menghasilkan aroma daun jeruk yang menguar kuat dengan citarasanya yang super pedas.
Sayangnya, sekarang yang beredar lebih banyak Basreng abal abal. Alias Basreng yang menggunakan baso daging selain ikan tenggiri, bumbu yang dipakai juga bubuk cabai instan yang sachetan. Ya walaupun harga yang dibanderol memang lebih murah. Tapi kan kualitas bumbu yang dipakai mengandung bahan pengawet dan kurang menyehatkan. Jadi harus tetap berhati hati ya dalam memilih.
Walaupun begitu, juga jangan sampai mengonsumsi Basreng asli dalam porsi yang besar ya guys. Karena rasanya yang super pedas juga takut mengganggu kinerja sistem pencernaan. Untungnya sekarang sudah ada varian rasa lain, seperti jagung manis, rumput laut, dan sapi panggang. Tapi, sekali lagi intinya jangan berlebihan dalam hal apapun ya…
Hingga kini, Basreng sudah banyak dijual di toko online, pasar, toko, hingga supermarket. Biasanya dikemas dalam ukuran gram tertentu. Harganya bisa sekitaran 8000 hingga 15.000 tergantung porsi yang dipesan.
Komentar
Posting Komentar